<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>

<rss version="2.0"
 xmlns:blogChannel="http://backend.userland.com/blogChannelModule"
>

<channel>
<title>rbachtiar&#xE7;&#x9A;&#x84;&#xE4;&#xB8;&#xBB;&#xE9;&#xA1;&#xB5;</title>
<link>http://www.zorpia.cn/rbachtiar</link>
<description></description>
<pubDate>Fri, 10 Feb 2012 20:02 EST</pubDate>
<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 20:02 EST</lastBuildDate>
<generator>Zorpia.com</generator>

<item>
<title>Memaksimalkan kamera ponsel</title>
<link>http://www.zorpia.cn/rbachtiar/journal/1899017</link>
<description>
  &#x3C;p&#x3E;&#x26;quot;Cheeeesss&#x26;quot; seperti itu kira-kira ekspresi wajah &#x26;quot;Dawai&#x26;quot; ketika kamera ponsel mengarah ke wajahnya..sebisa mungkin dia ingin menunjukkan ekspresi terbaiknya. Ketika bunyi &#x26;quot;creeek&#x26;quot; terdengar, dia lari bergegas untuk melihat&#x26;nbsp;layar ponsel, &#x26;quot;kira-kira seperti apa ya hasilnya&#x26;quot; ?&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;Setiap kita sepertinya pernah melakukan hal serupa, saat ini memotret sudah menjadi bagian dalam keseharian kita. Tak peduli jenis kamera apa yang digunakan.Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa mendapatkan momen penting yang tidak akan pernah terulang.&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;iya jika saat itu kita memang sengaja membawa peralatan kamera yang memadai, jika tidak ?&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;berikut beberapa cara memanfaatkan kamera ponsel untuk mendapatkan hasil yang maksimal.&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p style=&#x22;TEXT-ALIGN: justify&#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E;1. Pencahayaan yang Cukup&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E; Semakin baik pencahayaan, akan semakin baik pula hasil foto yang didapat. Hasil pemotretan di luar ruangan biasanya lebih baik daripada di dalam ruangan karena cahaya lampu harus diseimbangkan dengan cahaya lain agar objek terlihat natural.&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p style=&#x22;TEXT-ALIGN: justify&#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E;2. Atur Jarak Kamera dan Obyek&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E; Kamera ponsel memiliki resolusi yang terbatas bila dibandingkan dengan kamera digital sehingga obyek yang difoto harus berjarak dekat agar obyek tak terlihat kecil. Pengaturan jarak kamera dan obyek dapat diatur dengan fitur &#x3C;em&#x3E;zoom&#x3C;/em&#x3E;. Sebaliknya, foto dengan jarak yang terlalu dekat dengan obyek menyebabkan distorsi dan foto yang tidak fokus.&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p style=&#x22;TEXT-ALIGN: justify&#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E;3. Jaga Kestabilan Kamera&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E; Tidak hanya kamera ponsel, kamera apapun juga akan menghasilkan foto yang baik dalam keadaan stabil. Semakin stabil kamera, semakin baik foto.&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p style=&#x22;TEXT-ALIGN: justify&#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E;4. Gunakan Fitur Edit Foto&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E; Edit foto dengan fitur yang ada dalam ponsel sesuai kebutuhan sehingga hasil foto sesuai dengan keinginan.&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p style=&#x22;TEXT-ALIGN: justify&#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E;5. Simpan Semua Hasil Jepretan Foto&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E; Jangan terburu-buru membuang foto yang terlihat jelak di ponsel karena di foto tersebut bisa saja terlihat bagus saat ditampilkan di layar komputer dengan berbagai editan dari software tertentu.&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p style=&#x22;TEXT-ALIGN: justify&#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E;6. Gunakan Zoom Apabila Diperlukan&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E; Fitur &#x3C;em&#x3E;zoom&#x3C;/em&#x3E; yang ada di ponsel boleh saja digunakan jika memang diperlukan, namun hasil foto akan lebih baik jika pengaturan jarak dilakukan manual bukan dengan &#x3C;em&#x3E;zoom&#x3C;/em&#x3E;.&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p style=&#x22;TEXT-ALIGN: justify&#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E;7. Cari Foto Dengan Angle yang Berbeda&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E; Foto-foto aneh seringkali dianggap unik. Ambil foto dengan &#x3C;em&#x3E;angle&#x3C;/em&#x3E; yang tidak biasa, sehingga hasil foto pun menjadi luar biasa.&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p style=&#x22;TEXT-ALIGN: justify&#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E;8. Atur Susunan Objek Foto&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E; Keseimbangan dan keteraturan objek yang akn difoto akan menentukan bagus tidaknya hasil jepretan.&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p style=&#x22;TEXT-ALIGN: justify&#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E;9. Jaga Kebersihan Lensa Kamera&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E; Simpan ponsel di tempat aman. Meskipun kamera ponsel tidak sesensitif kamera digital, namun kebersihannya tetap harus terjaga sehingga pemanfaatannya maksimal.&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p style=&#x22;TEXT-ALIGN: justify&#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E;10. Pilih Resolusi Tertinggi&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;span lang=&#x22;EN&#x22;&#x3E; Semakin tinggi resolusi kamera akan semakin baik foto yang didapat, meskipun memori yang dibutuhkan akan semakin besar.&#x3C;/span&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;
    &#x3C;p&#x3E;- selamat mencoba, semoga bermanfaat&#x3C;/p&#x3E;
    &#x3C;p&#x3E;rd&#x3C;/p&#x3E;
    &#x3C;p&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;
    &#x3C;p&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;/p&#x3E;</description>
<category>Personal</category>
<guid isPermaLink="true">http://www.zorpia.cn/rbachtiar/journal/1899017</guid>
<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 00:52 EST</pubDate>
</item>

<item>
<title>Semoga malam</title>
<link>http://www.zorpia.cn/rbachtiar/journal/1898931</link>
<description>&#x3C;p&#x3E;semoga malam nyenyakkan tidur kita malam ini
&#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p&#x3E;meski sulit rasanya mata tuk terpejambila galau hati mendera

&#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p&#x3E;selamat malam...
&#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p&#x3E;biar kurayapi dan biar kutapaki malam ini dengan tanya...
&#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p&#x3E;membelah belantara waktu yang tak sepatutnya ada
&#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p&#x3E;
andai bisa kuhentikan detak waktu
&#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p&#x3E;andai bisa kuhempaskan dengus malam
&#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p&#x3E;sungguh aku tak berharap hari  ini hadir
&#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p&#x3E;sungguh aku tak berkhayal malam  ini ada
&#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p&#x3E;meski gamang dan tersamar
&#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p&#x3E;semoga malam menyenyakkan tidur kita malam ini
&#x3C;/p&#x3E;</description>
<category>Personal</category>
<guid isPermaLink="true">http://www.zorpia.cn/rbachtiar/journal/1898931</guid>
<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 13:13 EST</pubDate>
</item>

<item>
<title>Pelangi</title>
<link>http://www.zorpia.cn/rbachtiar/journal/1898743</link>
<description>
  &#x3C;p&#x3E;Pelangi.... &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;Aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;tentang diriku dan tentang kita &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;mungkin tidak semuanya &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;namun aku berusaha untuk dapat mengungkapkannya &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;walau jarak kita terlalu jauh untuk bisa berucap &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;dan aku hanya bisa menulis tanpa bisa menatap &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;Pelangi... &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;sudah lama aku ingin melihat &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;indahnya warnamu &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;lembutnya lengkungmu &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;eloknya kedipan matamu &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;dan merdunya suara tawamu &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;Pelangi...&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;disini aku merindukannya, &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;merindukan semuanya hingga menetes air mata, &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;lemas sekujur tubuhku, &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;hilang khayalku dan hancur remuk tulang imajinasiku &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;Pelangi... &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;hari sore ini aku menemukan warna, &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;mendapatkan lengkung indah,&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;melihat kedipan mata &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;dan mendengar suara tawa &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;Pelangi... &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;aku tidak berpaling darimu &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;dan juga tidak akan pernah melupakanmu &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;aku hanya mencari tempat untuk menitipkan rindu &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;ketika waktu merentang kita &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;dikala terik tak izinkan kau datang. &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;rd&#x3C;/p&#x3E;</description>
<category>Personal</category>
<guid isPermaLink="true">http://www.zorpia.cn/rbachtiar/journal/1898743</guid>
<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 22:28 EST</pubDate>
</item>

<item>
<title>Masih tentang rindu</title>
<link>http://www.zorpia.cn/rbachtiar/journal/1897808</link>
<description>
  &#x3C;p&#x3E;saat kapal yang berlabuh di senja itu hilang &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;pergi berlayar melintasi garis-garis waktu &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;kuhampiri bulan, matahari juga sahabat malamku &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;merekapun berbaris rapi di atas tanah yang aku pijak &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;bulan berkata kalau dia selalu tersenyum bagimu setiap malam &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;matahari menjawab kalau dia selalu menjagamu kala bekerja &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;sahabat malamku pun berkata bahwa dia selalu selimuti mimpi-mimpimu &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;adakah engkau tersenyum akan senyuman bulan ? &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;adakah engkau terjaga kala matahari menjaganya ? &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;adakah selimut sahabat malamku damaikan mimpimu ? &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;aku tertahan dan aku menggeleng....tanyaku dalam hati &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;kudekap erat rindu ini dengan berjuta rasa rindu &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;rindu yang tidak hanya sebatas kata &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;karena rindu adalah bahasa jiwa &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;mengejawantah dalam doa dan alam semesta &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;tanpanya semua ini hanyalah sebuah lembaran kosong belaka&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;&#x27;rd&#x3C;/p&#x3E;</description>
<category>Personal</category>
<guid isPermaLink="true">http://www.zorpia.cn/rbachtiar/journal/1897808</guid>
<pubDate>Fri, 17 Apr 2009 01:22 EST</pubDate>
</item>

<item>
<title>Sayap - Sayap</title>
<link>http://www.zorpia.cn/rbachtiar/journal/1897440</link>
<description>
  &#x3C;p&#x3E;surya timur belum melulur &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;tarian bebatang padi bergelayut embun &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;menanti kecupan hangat pagi &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;aku belum ingin pergi dari mimpi, &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;tentang kemarin dan semua tentang kita &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;ah, mimpi ini &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;bagai jemari terlatih membuka lipatan lipatan &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;kejadian lampau terpatri dalam lempeng jiwa &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;setelah lelah terjemahkan diam &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;surya timur perlahan mendaki &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;hangat telapak tangannya mengusap pipi &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;gugah nyenyakku lewat jendela kamar &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;singkirkan mimpi ini dan ingatan itu &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;bayang dirimu menyengat jiwaku &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;menyulut rerimbun sekam rindu &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;sematkan sepasang sayap di punggungku &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;ya...sepasang sayap &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;membawa sukma keluar ruang sadarku &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;tinggi ........&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;lebih tinggi ...&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;makin tinggi ...&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;terus tinggi lagi&#x26;nbsp;...&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;menuju awan yang memayungimu &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;sayap sayap rinduku terus mengangkasa &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;tanpa tahu kapan akan mendarat pada realita adamu &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;bukan sekadar impian sepi &#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;
  &#x3C;p&#x3E;&#x27;rd&#x3C;/p&#x3E;</description>
<category>Personal</category>
<guid isPermaLink="true">http://www.zorpia.cn/rbachtiar/journal/1897440</guid>
<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 20:58 EST</pubDate>
</item>

</channel>
</rss>
